Berita  

IPLT Mangkrak, Retribusi Sedot Tinja Nihil! Ada Apa dengan Sanitasi Cianjur?

MasaNews.Id, Persoalan sanitasi di Kabupaten Cianjur kembali menjadi sorotan. Lebih dari tiga tahun, Kabupaten Cianjur disebut tidak memiliki Instalasi Pengolahan Lumpur Tinja (IPLT) yang berfungsi.

Hal itu terungkap dalam audiensi Inside Cianjur dengan Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (Perkimtan) Cianjur.

Peneliti Inside Cianjur, Asep Adang Kurnia, mempertanyakan kondisi tersebut kepada Agung Deli Sahputra, ST, Kepala Bidang Air Bersih dan Sanitasi Perkimtan.

Dalam audiensi itu, Agung mengakui kondisi IPLT Cianjur tidak berfungsi dan berdampak terhadap serapan anggaran bidang sanitasi.

“Cianjur tidak memiliki IPLT dan berdampak terhadap serapan anggaran,” ujar Agung.

Inside Cianjur menilai kondisi tersebut ironis karena pengelolaan lumpur tinja merupakan bagian penting dari sanitasi dan perlindungan lingkungan.

“Ibarat rumah tidak ada kakusnya, penduduk Cianjur hampir tiga juta tapi tidan memiliki IPLT”, ungkap Inside Cianjur.

Persoalan semakin menjadi sorotan setelah Perkimtan menyampaikan bahwa sejak 2024 tidak ada retribusi pelayanan sedot tinja.

Sementara itu, aset IPLT Babakan Karet masih tercatat sebagai milik Dinas Lingkungan Hidup (LH).

Kini pertanyaan besarnya, selama IPLT tidak berfungsi, ke mana lumpur tinja masyarakat Cianjur dibawa dan bagaimana pengolahannya?

Inside Cianjur mendorong Pemkab Cianjur segera memberikan solusi konkret karena persoalan ini menyangkut sanitasi, lingkungan, pelayanan publik, dan efektivitas anggaran daerah.

“Jelas ketiadaan IPLT Cianjur menujukan Dinas Perkimtan abai terhada urusan sanitasi”. Pungkas Adang.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *