MasaNews.Id, Sebanyak 19 pejabat Pemkab Cianjur masuk dalam daftar pelantikan, Senin (24/8/2026). Sejumlah posisi strategis ikut bergeser, mulai dari Bapperida, Bapenda, Inspektorat, Diskominfosan hingga Dinas Perhubungan.
Di tengah rotasi tersebut, komitmen Bupati Cianjur Wahyu Ferdian soal praktik transaksi jabatan kembali menjadi perhatian.
Bupati menegaskan, jika ada pihak yang mengetahui adanya transaksi dalam proses rotasi maupun mutasi, diminta melaporkannya langsung.
“Kalau memang ada praktik yang seperti itu bisa laporkan langsung ke saya Kang,” tegas Wahyu.
Dengan 19 pejabat bergeser, publik kini tinggal menunggu satu hal. Apakah formasi baru ini benar-benar lahir dari kebutuhan organisasi, kompetensi dan kinerja, tanpa transaksi jabatan.
Bupati sudah membuka pintu laporan. Kini pengawasan publik menjadi penting.
Formasi boleh berubah. Tetapi integritas jangan ikut bergeser.






