Harapan baru mulai tumbuh di rumah sederhana milik Nurfaridah (50), warga Kampung Cibeureum Kaler RT 03 RW 01, Desa Cibeureum, Kecamatan Cugenang, Kabupaten Cianjur. Berkat bantuan Program Pemberdayaan Sosial dan Ekonomi (PPSE) Kementrian Sosial sebesar Rp5 juta, ia kini mampu merintis usaha ternak ayam Ulu sebagai sumber penghasilan bagi keluarganya.
Program PPSE yang hadir di tengah masyarakat Cianjur merupakan salah satu program yang didorong melalui aspirasi Anggota DPR RI Komisi VIII, M. Abdul Azis Sefudin, sebagai upaya memperkuat pemberdayaan ekonomi masyarakat, khususnya keluarga yang membutuhkan modal usaha produktif.
Nurfaridah memilih memanfaatkan bantuan tersebut untuk membeli bibit ayam Ulu, pakan, serta membangun kandang sederhana. Keputusan itu diambil karena ia ingin memiliki usaha yang dapat berkembang dan memberikan penghasilan jangka panjang.
“Alhamdulillah, bantuan ini sangat bermanfaat. Saya memilih beternak ayam Ulu karena punya nilai jual yang baik. Semoga usaha ini terus berkembang dan bisa membantu ekonomi keluarga,” ungkap Nurfaridah.
Meski baru dirintis, usaha ternaknya mulai menunjukkan hasil. Sebagian ayam telah dipasarkan, sementara sebagian lainnya dipelihara sebagai indukan agar populasi ternak terus bertambah.
Menurut M. Abdul Azis Sefudin, program pemberdayaan seperti PPSE diharapkan tidak hanya memberikan bantuan sesaat, tetapi mampu menjadi modal awal bagi masyarakat untuk membangun usaha yang mandiri dan berkelanjutan.
“Kami berharap bantuan ini benar-benar dimanfaatkan untuk kegiatan produktif sehingga mampu meningkatkan kesejahteraan keluarga penerima manfaat. Ketika masyarakat memiliki usaha sendiri, maka roda ekonomi di tingkat desa akan bergerak dan memberikan dampak yang lebih luas,” ujarnya.
Kisah Nurfaridah menjadi bukti bahwa bantuan yang dikelola dengan baik dapat menjadi jalan menuju kemandirian ekonomi. Dari modal Rp5 juta, lahir sebuah usaha, harapan baru, dan optimisme untuk masa depan yang lebih baik.






