MasaNews.id, Minggu (19/7/2026), keinginan untuk viral di media sosial berujung pada proses hukum. Seorang pemuda di Kabupaten Cianjur diamankan jajaran Polres Cianjur setelah video aksinya melakukan freestyle sepeda motor di jalan raya menjadi perbincangan warganet. Penindakan dilakukan setelah polisi menerima laporan masyarakat melalui layanan darurat 110 saat menggelar patroli.
Kasat Samapta Polres Cianjur, AKP Yudistira Nugraha, mengatakan petugas langsung bergerak menuju lokasi setelah menerima laporan dari masyarakat.
“Mendapat laporan tersebut, petugas langsung bergerak cepat melakukan patroli. Petugas juga melakukan pemetaan lokasi keberadaan para pelaku,”ujar AKP Yudistira Nugraha.
Hasil penyisiran membawa petugas ke kawasan Panembong. Di lokasi tersebut, polisi berhasil mengamankan satu orang yang diduga sebagai pelaku utama aksi freestyle yang terekam dalam video viral.
“Di wilayah Panembong kami berhasil mengamankan satu orang dari lima pengendara. Yang diamankan merupakan pelaku utama aksi freestyle di jalan raya,” katanya.
Dari hasil pemeriksaan, pelaku mengaku melakukan aksi tersebut hanya untuk menarik perhatian di media sosial. Motif tersebut menjadi perhatian karena menunjukkan masih adanya anggapan bahwa popularitas di dunia maya dapat diraih melalui tindakan yang membahayakan keselamatan.
Sementara itu, Kapolres Cianjur AKBP A. Alexander Yurikho menegaskan bahwa pihaknya akan menindak setiap aksi yang berpotensi mengancam keselamatan pengguna jalan.
“Kami tindak tegas karena aksinya membahayakan. Kami juga mengimbau kepada seluruh pengendara agar tidak melakukan aksi serupa. Jika masyarakat menemukan adanya kelompok atau seseorang yang mengganggu keamanan dan ketertiban, segera laporkan kepada kami,” tegasnya.
Kasus ini menjadi pengingat bahwa jalan raya merupakan fasilitas umum yang harus digunakan secara bertanggung jawab. Aksi berbahaya demi mengejar popularitas di media sosial tidak hanya mengancam pelaku, tetapi juga keselamatan pengguna jalan lainnya. Polres Cianjur juga masih melakukan penyelidikan untuk menemukan pengendara lain yang diduga ikut terlibat dalam aksi tersebut.






