MasaNews.Id, Diangkat sebagai Direktur Utama Perumdam Tirta Mukti Kabupaten Cianjur pada 5 Januari 2026, Syamsul Hadi datang bukan sebagai orang baru. Ia telah lama mengenal denyut nadi perusahaan daerah tersebut, memahami tantangan, sekaligus potensi yang selama ini belum tergarap.
Dalam waktu yang relatif singkat, Syamsul berhasil menghadirkan salah satu terobosan yang lama dinantikan, yakni mengoperasikan unit bisnis Air Minum Dalam Kemasan (AMDK) Tirta Mukti. Langkah ini menjadi tonggak penting karena untuk pertama kalinya Perumdam Tirta Mukti tidak hanya mengandalkan pendapatan dari layanan air bersih melalui jaringan perpipaan, tetapi juga mulai mengembangkan bisnis hilir melalui produk air minum kemasan.
Terobosan itu sekaligus memecahkan kebuntuan yang berlangsung selama bertahun-tahun. Gedung produksi AMDK yang telah dibangun sejak 2015 akhirnya dapat beroperasi setelah seluruh proses perizinan diselesaikan di bawah kepemimpinannya.
Bagi Syamsul, pengembangan AMDK bukan sekadar meluncurkan produk baru. Lebih dari itu, langkah tersebut merupakan upaya memperkuat kemandirian Perumdam sebagai badan usaha milik daerah agar memiliki sumber pendapatan yang lebih beragam dan berkelanjutan.
Tantangan ke depan tentu tidak ringan. Persaingan industri air minum dalam kemasan sangat ketat. Namun, peluncuran AMDK Tirta Mukti menjadi bukti bahwa dengan kepemimpinan yang memahami persoalan dan berani mengambil langkah strategis, Perumdam Tirta Mukti mulai membuka lembaran baru dalam perjalanan bisnisnya.
