MasaNews.Id, Anggota Komisi VIII DPR RI, M. Azis Sefudin, menegaskan komitmennya untuk terus mengawal penyelenggaraan ibadah haji agar semakin adil, transparan, dan memberikan pelayanan terbaik bagi seluruh jemaah Indonesia. Hal itu disampaikannya saat menghadiri kegiatan Sosialisasi Persiapan Penyelenggaraan Haji di Kabupaten Cianjur.
Dalam kegiatan yang dihadiri ratusan peserta tersebut, M. Azis Sefudin menjelaskan bahwa penyelenggaraan haji merupakan amanah besar yang harus dikelola secara profesional. Menurutnya, Komisi VIII DPR RI terus menjalankan fungsi pengawasan terhadap pemerintah agar pelayanan kepada jemaah, mulai dari proses pendaftaran hingga pelaksanaan ibadah di Tanah Suci, berjalan sesuai harapan masyarakat.
“Pelayanan kepada jemaah harus menjadi prioritas. Penyelenggaraan haji harus mengedepankan prinsip keadilan, transparansi, dan akuntabilitas sehingga masyarakat memperoleh kepastian dan rasa nyaman dalam menjalankan ibadah,” ujarnya.
Ia juga mengingatkan calon jemaah agar memahami seluruh tahapan penyelenggaraan haji serta tidak mudah percaya terhadap informasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan. Menurutnya, sosialisasi menjadi sarana penting agar masyarakat memperoleh informasi resmi mengenai kebijakan dan mekanisme penyelenggaraan ibadah haji.
M. Azis Sefudin menambahkan, DPR RI akan terus memperjuangkan peningkatan kualitas pelayanan haji, termasuk aspek pembinaan jemaah, pelayanan kesehatan, akomodasi, transportasi, hingga perlindungan terhadap hak-hak jemaah Indonesia selama berada di Arab Saudi.
Suasana sosialisasi berlangsung interaktif. Para peserta memanfaatkan kesempatan tersebut untuk menyampaikan berbagai pertanyaan terkait masa tunggu keberangkatan, pelunasan biaya haji, serta sejumlah kebijakan terbaru yang berkaitan dengan penyelenggaraan ibadah haji.
Melalui kegiatan ini, M. Azis Sefudin berharap masyarakat semakin memahami regulasi penyelenggaraan haji sekaligus mendukung upaya pemerintah dan DPR RI dalam mewujudkan layanan haji yang lebih berkualitas, transparan, dan berorientasi pada kepentingan umat.
